Inilah Cara Menjadi Guru Yang Menyenangkan

Dzikri // No comments:



Kadang saya sering bertanya dalam hati ketika berhadapan dengan siswa didalam kelas, “Apakah saya guru yang menyenangkan buat meraka?”
Seperti apakah guru ideal itu? Setiap orang bisa menyodorkan daftar panjang berisi kriteria-kriteria untuk menjawab pertanyaan ini. Daftar tadi bisa jadi merujuk pada berbagai referensi—kesiapan materi, cara memperlakukan anak didik, tingkah laku, dan lain-lain—yang bisa jadi berbeda-beda bagi setiap orang.
Pada dasarnya tugas guru yang paling utama adalah mengajar dan mendidik. Sebagai pengajar ia merupakan medium atau perantara aktif antara siswa dan ilmu pengetahuan, sedang sebagai pendidik ia merupakan medium aktif antara siswa dan haluan/filsafat negara dan kehidupan masyarakat dengan segala seginya, dan dalam mengembangkan pribadi siswa serta mendekatkan mereka dengan pengaruh-pengaruh dari luar yang baik dan menjauhkan mereka dari pengaruh-pengaruh yang buruk. Dengan demikian seorang guru wajib memiliki segala sesuatu yang erat hubungannya dengan bidang tugasnya, yaitu pengatahuan, sifat-sifat kepribadian, serta kesehatan jasmani dan rohani.
Tapi, daripada pusing menyusun berbagai macam kriteria, mengapa tidak kita tanya saja anak-anak tentang guru yang baik menurut mereka?

Guru yang baik pada dasarnya adalah manusia yang baik. Mereka memiliki kepribadian penyayang, baik, hangat, sabar, tegas, luwes dalam perilaku, bekerja keras, serta berkomitmen pada pekerjaan mereka. Pusat perhatian mereka bukanlah pada buku teks atau kurikulum, tetapi pada anak! Mereka sangat menyadari beragamnya cara anak-anak belajar, perbedaan antar anak-anak dan pentingnya metode beragam untuk mendorong siswa mampu belajar. Anak-anak yang belajar dengan guru semacam itu tidak perlu lagi mengeluarkan uang tambahan untuk mengikuti les sepulang sekolah.
Tidak mudah menjadi guru yang baik, menyenagkan, dikagumi dan dihormati oleh anak didik, masyarakat sekitar dan rekan seprofesi. 

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh seorang guru untuk mendapat pengakuan sebagai guru yang baik dan berhasil.
  • Berusahalah tampil di muka kelas dengan prima. Kuasai betul materi pelajaran yang akan diberikan kepada siswa. Jika perlu, ketika berbicara di muka kelasa tidak membuka catatan atau buku pegangan sama sekali. Berbicaralah yang jelas dan lancar sehingga terkesan di hati siswa bahwa kita benar-benar tahu segala permasalahan dari materi yang disampaikan.Berlakulah bijaksana.
  •  Berusahalah selalu ceria di muka kelas. Jangan membawa persoalan-persoalan yang tidak menyenangkan dari rumah atau dari tempat lain ke dalam kelas sewaktu kita mulai dan sedang mengajar. 
  • Kendalikan emosi. Jangan mudah marah di kelas dan jangan mudah tersinggung karena perilaku siswa. Ingat siswa yang kita ajar adalah remaja yang masih sangat labil emasinya. Siswa yang kita ajar berasal dari daerah dan budaya yang mungkin berbeda satu dengan yang lainnya dan berbeda dengan kebiasaan kita, apalagi mungkin pendidikan di rumah dari orang tuanya memang kurang sesuai dengan tata cara dan kebiasaan kita. Marah di kelas akan membuat suasana menjadi tidak enak, siswa menjadi tegang. Hal ini akan berpengaruh pada daya nalar siswa untuk menerima materi pelajaran yang kita berikan. 
  • Berusaha menjawab setiap pertanyaan yang diajukan siswa. Jangan memarahi siswa yang yang terlalu sering bertanya. Berusaha menjawab setiap pertanyaan yang diajukan siswa dengan baik. Jika suatu saat ada pertanyaan dari siswa yang tidak siap dijawab, berlakulah jujur. Berjanjilah untuk dapat menjawabnya dengan benar pada kesempatan lain sementara kita berusaha mencari jawaban tersebut. Janganlah merasa malu karena hal ini. Ingat sebagai manusia kita mempunyai keterbatasan. Tapi usahakan hal seperti ini jangan terlalu sering terjadi. Untuk menghindari kejadian seperti ini, berusahalah untuk banyak membaca dan belajar lagi. Jangan bosan belajar. Janganlah menutupi kelemahan kita dengan cara marah-marah bila ada anak yang bertanya sehingga menjadikan anak tidak berani bertanya lagi. Jika siswa sudah tidak beranibertanya, jangan harap pendidikan/pengajaran kita akan berhasil. .
  • Memiliki rasa malu dan rasa takut. Untuk menjadi guru yang baik, maka seorang guru harus memiliki sifat ini. Dalam hal ini yang dimaksud rasa malu adalah malu untuk melakukan perbuatan salah, sementara rasa takut adalah takut dari akibat perbuatan salah yang kita lakukan. Dengan memiliki kedua sifat ini maka setiap perbuatan yang akan kita lakukan akan lebih mudah kita kendalikan dan dipertimbangkan kembali apakah akan terus dilakukan atau tidak. 
  • Harus dapat menerima hidup ini sebagai mana adanya. Di negeri ini banyak semboyan-semboyan mengagungkan profesi guru tapi kenyataannya negeri ini belum mampu/mau menyejahterakan kehidupan guru. Kita harus bisa menerima kenyataan ini, jangan membandingkan penghasilan dari jerih payah kita dengan penghasilan orang lain/pegawai dari instansi lain. Berusaha untuk hidup sederhana dan jika masih belum mencukupi berusaha mencari sambilan lain yang halal, yang tidak merigikan orang lain dan tidak merugikan diri sendiri. Jangan pusingkan gunjingan orang lain, ingatlah pepatah “anjing menggonggong bajaj berlalu.” 
  •  Tidak sombong.Tidak menyombongkan diri di hadapan murid/jangan membanggakan diri sendiri, baik ketika sedang mengajar ataupun berada di lingkungan lain. Jangan mencemoohkan siswa yang tidak pandai di kelas dan jangan mempermalukan siswa (yang salah sekalipun) di muka orang banyak. Namun pangillah siswa yang bersalah dan bicaralah dengan baik-baik, tidak berbicara dan berlaku kasar pada siswa. 
  • Berlakulah adil. Berusahalah berlaku adil dalam memberi penilaian kepada siswa. Jangan membeda-bedakan siswa yang pandai/mampu dan siswa yang kurang pandai/kurang mampu Serta tidak memuji secara berlebihan terhadap siswa yang pandai di hadapan siswa yang kurang pandai.
Dalam pengalaman sebagai guru di beberapa sekolah, ternyata ada kesamaan profil menjadi pemimpin yang baik dengan menjadi guru yang baik, di mana pemahamannya bukan hanya di bidang yang dikuasainya, tetapi mampu memahami dunia konseling.

Fakta yang menarik adalah bahwa guru yang baik ternyata harus menjadi konselor yang baik bagi murid-muridnya. Itu sebabnya seorang guru harus belajar mendalami konseling agar dia sukses. Dalam tulisan “Good Teaching” oleh Theodore R. Sizer, mantan Pembantu Rektor bidang Akademik di Harvard University College of Education mengatakan bahwa guru hendaknya menjadi guru profesional yaitu mengetahui hal-hal sederhana soal konseling, termasuk dalam hal-hal yang kecil sehingga murid bertumbuh. Ada beberapa poin yang dia sampaikan:
  1. Mengenal nama dari siswa dan panggil siswa dengan namanya.
  2. Memberikan salam kepada siswa dan rekan kerja dengan hangat dan ramah.
  3. Pergi menghadiri acara-acara siswa di luar kelas, misalnya ibadah, pertandingan, dan lain sebagainya.
  4. Mengingat sesuatu yang pernah digumuli oleh siswa sebelumnya. Contohnya: apakah mamamu sudah keluar rumah sakit?
  5. Hindari bersifat sarkastik dalam memberikan komentar atas kebodohan atau kenakalan yang dilakukan seorang siswa. Ini akan melukai hati siswa.
  6. Jangan pernah toleransi dengan masalah SARA, termasuk lelucon-lelucon masalah SARA.
  7. Ingat pepatah yang diberikan orang tua kita: jika kita tidak bisa menyampaikan atau melihat sesuatu yang baik tentang seseorang, jangan katakan apapun.
  8. Katakan suatu kebenaran atau teguran secara pribadi. Contohnya: Ayu, saya sebenarnya curiga kamu menyontek…, Amir, kamu kurang belajar dan malas sepertinya… Hasan, kamu kok bau ya, apakah kamu tidak mandi pagi? Besok mandi ya… Mei, kamu suka mengganggu…)
  9. Selalu mendorong bahwa kemampuan siswa lebih dari yang merasa dimiliki siswa.
  10. Jadilah guru yang positif, namun hati-hati bila selalu memuji pekerjaan baiknya. Tidak ada seorang pun belajar lebih cepat ketika dia merasa bahwa dia merasa berhasil.
  11. Pertunjukkan persahabatan dan jadilah jujur dan obyektif dalam penilaian terhadap murid-murid yang kita juluki “nakal” atau mengganggu.
  12. Menjadi teman siswa, namun jaga jarak juga.
  13. Jangan pernah menyerah dengan siswa kita, dan jangan menjuluki mereka secara permanen, misalnya: si bodoh, si cerewet, si pemalu, dsb.
  14. Setiap kali memberikan pedoman dan aturan, sampaikan alasannya dan jangan tidak disampaikan apa yang dimaksud.
  15. Tahu membedakan mana siswa yang hanya mendengar dan yang memperhatikan sehingga bisa menyerap. Caranya adalah mendengarkan mereka yaitu memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertanya.
Bila kita buat kesejajaran dengan kepemimpinan, maka kita tinggal mengganti guru dengan kata pemimpin dan mengganti kata siswa dengan bawahan dan kata kerja yang disesuaikan dengan bidang kepemimpinan (saya baru eksperimenkan):
  1. Mengenal nama dari bawahan dan panggil bawahan dengan namanya.
  2. Memberikan salam kepada bawahan dan rekan kerja dengan hangat dan ramah.
  3. Pergi menghadiri acara-acara bawahan di luar kelas, misalnya ibadah, pertandingan, dan lain sebagainya.
  4. Mengingat sesuatu yang pernah digumuli oleh bawahan sebelumnya. Contohnya: apakah mamamu sudah keluar rumah sakit?
  5. Hindari bersifat sarkastik dalam memberikan komentar atas kesalahan atau kegagalan yang dilakukan seorang bawahan. Ini akan melukai hatinya, kita hanya fokus kepada kesalahan pekerjaannya bukan menyerang pribadinya.
  6. Jangan pernah toleransi dengan masalah SARA dan seksualitas, termasuk lelucon-lelucon masalah SARA dan menjurus kepada seks.
  7. Ingat pepatah yang diberikan orang tua kita: jika kita tidak bisa menyampaikan atau melihat sesuatu yang baik tentang seseorang, jangan katakan apapun.
  8. Katakan suatu kebenaran atau teguran secara pribadi. Contohnya: Ayu, saya sebenarnya curiga kamu melakukan sesuatu yang salah…
  9. Selalu mendorong bahwa kemampuan bawahan lebih dari yang merasa dimiliki bawahan.
  10. Jadilah pemimpin yang positif, namun hati-hati bila selalu memuji pekerjaan baiknya. Tidak ada seorang pun belajar lebih cepat ketika dia merasa bahwa dia merasa berhasil.
  11. Pertunjukkan persahabatan dan jadilah jujur dan obyektif dalam penilaian terhadap bawahan.
  12. Menjadi teman bawahan, namun jaga jarak juga sehingga tidak terlalu dekat.
  13. Jangan pernah menyerah dengan bawahan kita, dan jangan menjuluki mereka secara permanen, misalnya: si bodoh, si cerewet, si pemalu, si terlambat dan yang lainnya.
  14. Setiap kali memberikan pedoman dan aturan, sampaikan alasannya dan jangan tidak disampaikan apa yang dimaksud.
  15. Tahu membedakan mana bawahan yang hanya mendengar tetapi kemudian mengabaikan perintah dengan yang memperhatikan sehingga bisa menyerap semua perintah dan menjalankannya. Caranya adalah mendengarkan mereka yaitu memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertanya atau melakukan feedback.
Walk the talk
Ada hal-hal teknis sebagai seorang guru yang harus diperhatikan sehingga dia dapat disebut guru yang berintegritas, yaitu seorang yang “walk the talk”:
  1. Jangan lambat masuk kelas.
  2. Kembalikan tugas-tugas murid tepat pada waktunya dengan komentar yang menguatkan, mengembalikan makalah ke mahasiswa dalam dua puluh empat jam.
  3. Penting anak diingatkan untuk mengerjakan tugas dengan jujur. Ini karena banyak orang tua campur tangan mengerjakan tugas-tugas rumah.
  4. Anak diajar untuk menghargai formalitas kelas, tanpa harus formal dan kaku dalam mengembangkan pikiran-pikiran. Maka bila disejajarkan dengan kepemimpinan, maka dapat dibuat sebagai berikut: 
  • Jangan lambat masuk kantor. Datang lebih awal atau tidak datang sama sekali bila terlambat.
  • Kembalikan tugas-tugas bawahan tepat dalam bentuk komentar yang menguatkan dan mengevaluasi kinerja bawahan dengan memberitahu bagaimana meningkatkannya.
  • Penting bawahan diingatkan untuk mengerjakan tugas dengan jujur.
  • Bawahan diajarkan untuk menghargai formalitas organisasi, tanpa harus formal dan kaku dalam mengembangkan pikiran-pikiran dari bawahan.
Ini eksperimen kepemimpinan yang disejajarkan dengan guru. Memang sejak dulu guru disebut pemimpin dan berperan banyak dalam kepemimpinan di masyarakat. Tetapi peran tersebut sudah mulai hilang. Maka tulisan ini mencoba membuat kesejajaran untuk menyatakan bahwa pemimpin yang baik adalah (dan sepatutnya juga) guru yang baik.
Sebagai pengajar guru harus memahami hakikat dan arti mengajar dan mengetahui teori-teori mengajar serta dapat melaksanakan. Dengan mengetahui dan mendalaminya ia akan lebih berhati-hati dalam menjalankan tugasnya dan dapat memperbaiki kekurangan-kekurangan yang telah dilakukannya.

Menurut Prof. Dr. S. Nasution, MA ada beberapa prinsip umum yang berlaku untuk semua guru yang baik, yaitu
Guru yang baik memahami dan menghormati siswa 
  1. Guru yang baik harus menghormati bahan pelajaran yang diberikan. Dengan pengertian ia harus menguasai bahan itu sepenuhnya, 
  2. jangan hanya mengenal ini buku pelajaran saja, melainkan juga mengetahui pemakaian dan kegunaannya bagi kehidupan anak dan manusia umumnya.
  3. Guru yang baik mampu menyesuaikan metode mengajar dengan bahan pelajaran.
  4. Guru yang baik mampu menyesuikan bahan pelajaran dengan kesanggupan individu anak.
  5.  Guru yang baik harus mengaktifkan siswa dalam hal belajar.
  6. Guru yang baik memberikan pengertian dan bukan hanya dengan kata-kata belaka. Dengan pengertian lain guru tidak bersifat verbalistis yakni hanya mengenalkan anak terhadap kata-kata saja tetapi tidak dapat menyelami arti dan maksudnya.
  7. Guru menghubungkan pelajaran dengan kebutuhan siswa
  8. Guru merumuskan tujuan yang akan dicapai pada setiap pelajaran yang diberikannya.
  9. Guru jangan hanya terikat oleh satu teks book saja.
  10. Guru yang baik tidak hanya mengajar dalam arti menyampaikan pengetahuan saja kepada siswa, melainkan senantiasa membentuk pribadi siswa.10
Dengan demikian guru yang baik adalah guru yang selalu bersikap obyektif, terbuka untuk menerima kritik terhadap kelemahan-kelemahan yang ada pada dirinya, misalnya dalam hal caranya mengajar. Hal ini diperlukan dalam upaya perbaikan mutu pendidikan demi kepentingan anak didik sehingga benar-benar tujuan pendidikan dapat tercapai dengan baik. Keberanian melihat kesalahan sendiri dan mengakuinya tanpa mencari alasan untuk membenarkan atau mempertahankan diri dengan sikap defensif adalah titik tolak kearah usaha perbaikan

Semoga bermanfaat..

BEKAL YANG HARUS DIMILIKI SESEORANG UNTUK MENJADI GURU YANG BAIK

Dzikri // No comments:

Dikutip dari buku “Bagaimana Menjadi Guru Supermodel” karya Iqbal N.Az. Penerbit: Karya Pelajar Surabaya

Iqbal Nurul Azhar
Guru ketika berada di dalam kelas diibiratkan sebagai seorang pedagang yang sedang menjual barang dagangannya. Calon pembelinya adalah siswa-siswinya. Barang dagangannya adalah ilmu pengetahuan yang dimilikinya. Layaknya seorang pedagang yang akan melakukan promosi apa saja untuk membuat dagangannya laku terjual, gurupun juga demikian. Guru akan melakukan apa saja untuk membuat para siswa-siswinya tertarik pada materi yang diajarkan.

Tanda bahwa barang dagangan guru tersebut laku keras dapat dilihat dari hasil review akhir yang biasanya diletakkan di akhir mata pelajaran. Pada proses review ini, guru biasanya akan menanyakan kembali materi yang telah disampaikan dan memastikan bahwa semua materi telah disampaikan dan dipahami siswa-siswinya.

Ketika dalam proses review tersebut seluruh siswa dapat menjawab pertanyaan dengan sempurna, maka secara tidak langsung hal itu telah menunjukkan bahwa guru tersebut telah sukses berdagang, dan barang dagangannya yaitu ilmunya telah laku terjual. Namun jika masih ada beberapa atau bahkan hampir seluruh siswa ada yang belum paham materi yang disampaikan, makan hal ini secara tidak langsung telah menunjukkan bahwa guru tersebut kurang berhasil dalam berdagang.

Dan bila hal ini terjadi, yang harus dia lakukan adalah mengevaluasi kembali cara berdagangnya, yaitu dengan menyakan banyak hal pada dirinya sendiri. 

Pertanyaanan yang biasa diajukan dalam proses intorpeksi diri ini biasanya berkutat pada empat hal, yaitu adalah :

  1. apakah calon pembelinya punya cukup uang untuk membeli barang dagangan atau tidak, atau dengan kata lain apakah harga barang dagangannya terlalu mahal atau tidak, yang kedua yaitu apakah dagangannya telah dikemas dalam wadah yang menarik atau tidak, yang ketiga apakah barang dagangannya telah bervariasi atau monoton, dan yang terakhir adalah apakah barang dagangannya sudah cukup berkualitas ataukah tidak.Pertanyaan pertama tentang kemampuan pembeli yang disebutkan diatas sebenarnya dimaksudkan untuk menanyakan apakah kemampuan siswa-siswi guru tersebut telah cukup untuk menangkap isi materi ataukah tidak. Yang dimaksudkan dengan harga mahal disini adalah materi yang diajarkan apakah terlalu rumit ataukah terlalu tinggi bagi siswa-siswinya ataukah tidak. Masalah yang dijumpai tentang kesulitan yang berhubngan dengan daya tangkap siswa terhadap mata pelajaran ini biasanya terjadi di sekolah-sekolah yang berada di daerah, atau sekolah swasta dengan fasilitas yang minim. Banyak guru terlalu berharap tinggi bahwa siswa mereka akan mampu menyerap semua materi, padahal input sekolah tersebut tidak terlalu bagus, artinya siswa yang masuk ke sekolah tersebut kemampuan belajarnya masih jauh di bawah standar, andai guru menjumpai masalah seperti ini, maka yang bisa guru lakukan adalah menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada. Penyesuaian diri ini banyak sekali caranya, yang pertama guru bisa menurunkan Standard Kompetensi yang hendak di capai sehingga anak-anak menjadi lebih mudah menangkap pelajaran karena tingkat kesulitan materi tersebut menurun, akan tetapi cara ini tidak dianjurkan. 
  2. Dengan tetap menggunakan Standard Kompetensi normal namun jumlah tatap mukanya ditambah. Penambahan jumlah tatap muka ini dilakukan untuk mengatasi siswa-siswi yang slow learner, yaitu dengan mengulang lagi materi dalam bentuk remidial teaching atau dengan memperbanyak latihan. 
  3. Guru tetap mengajar seperti biasa, namun materi yang diajarkan harus disampaikan se-smart dan sesimpel mungkin sehingga siswa yang memiliki masalah belajar ini mampu mengingat materi dengan cepat. Cara yang ketiga inilah yang terberat dilakukan guru karena guru harus dapat merencanakan kegiatan pembelajaran seefektif mungkin. Guru diharuskan pula menjadi inventor ide-ide probling solving yang berhubungan dengan mata pelajaran siswaKemasan barang dagangan yang dimaksud pada pertanyaan kedua disini adalah kemasan materi yang disampaikan, apakah cara dia menyampaikan materi telah dapat membuat siswa-siswinya antusias untuk mendengarkan, seberapa sering dia melemparkan kesempatan kepada siswa untuk bertanya dan berdiskusi, seberapa sering dia melontarkan joke-joke segar namun mendidik, Apabila kekurangannya terletak disini, maka guru tersebut tersebut wajib memberikan catatan dan mencarikan solusinya. Solusi yang ditemukan biasanya berupa metode mengajar simpel namun mudah diingat. Metode ini apabila dipatentan dan dijual maka harganya akan menjadi tak ternilai.Yang dimaksud variasi barang dagangan pada pertanyaan ke tiga adalah variasi materi yang disampaikan. Artinya seorang guru harus pandai memberikan variasi di dalam kelas. Variasi ini dapat dilakukan dengan mengubah suasana belajar siswa di kelas setiap minggu, atau setiap hari atau setiap durasi waktu tertentu yang kesemuanya bergantung pada guru pengajar. Contoh dari variasi ini adalah penentuan berapa lama materi itu disampaikan, apakah disampaikan dalam satu kali tatap muka, ataukan dua kali, apakah disampaikan dalam model ceramah ataukah kerja kelompok, dan apakah tatanan meja, kursi di kelas di rubah ataukah tidak. Guru yang baik selalu paham akan hal ini, sehingga ketika dia masuk ke dalam kelas, siswa tidak akan mudah untuk menebak apa yang akan mereka kerjakan pada setiap pertemuan karena guru tersebut selalu membawa kejutan-kejutan yang berupa kegiatan belajar yang berbeda. 
  4. Sedang inti dari pertanyaan terakhir adalah guru harus dapat mengecek materi yang telah disampaikan kepada siswanya. Apakah materi tersebut sesuai dengan kurikulum, apakah tidak ada kesalahan konsep ketika materi itu disampaikan, dan apakah mutu materi yang disampaikan selevel dengan mutu materi yang disampaikan di sekolah lain. Hal seperti ini tidak mungkin dapat dilakukan oleh seorang guru yang hanya asal mengajar saja. Butuh kelegawaan untuk menyadari bahwa tugas guru bukan hanya menyampaikan saja, namun juga harus mampu mempertanggungjawabkan apa yang telah disampaikannya.
Seperti pedagang yang memiliki kebutuhan untuk kulakan ketika barang dagangannya habis, seorang gurupun dituntut demikian. Seorang pedagang tidak akan mungkin berjualan jika tidak ada barang yang akan dijual. Ketika kehabisan stok barang dagangan, pedagang tersebut akan kulakan ke distributor atau ke toko grosir. Baru setelah pedagang itu kulakan, ia akan dapat berjualan lagi. Demikian juga seorang guru. Ia tidak akan dapat mengajar dengan baik jika ia hanya mengandalkan pengetahuan yang diterima dari kuliah S1nya saja. Padahal jaman telah berubah. 

Siswa jaman sekarang lebih hebat dan maju dari siswa jaman dahulu. Jika guru hanya mengandalkan ilmu yang ia dapat di bangku kuliah saja, ia akan disalip siswa-siswinya. Untuk mengatasi ini, guru harus kulakan ilmu baru. Kulakan ini dapat dilakukan dengan membeli buku-buku baru untuk dibaca sampai tuntas. Hal ini sangat baik dilakukan untuk mengetahui perkembangan ilmu-ilmu yang berhubungan dengan bidangnya. Ia juga bisa mengikuti berbagai kegiatan yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kompetensi guru seperti seminar dan workshop. Dikusi dengan rekan seprofesi, dengan rekan senior atau dengan pakar sangat membantu proses kulakan ilmu ini. Cara kulakan ilmu yang terakhir dan paling efektif dengan melanjutkan kuliah ke jenjang yang lebih tinggi lagi.

Secara umum, ada tiga bekal yang harus dimiliki seseorang untuk dapat menjadi seorang guru yang baik. Tiga hal ini apabila dimiliki seseorang yang bermaksud untuk menjadi seorang guru akan mengantarkan orang ini mendapatkan kesuksesan dalam proses pengajarannya. Tiga bekal yang dimaksud di sini adalah: (1) kompetensi yang cukup (2) kreatifitas yang memadai sehingga gaya mengajarnya guru tersebut bervariasi, dan (3) memiliki sifat ikhlas dan mau mendoakan kesuksesan pada anak didiknya.
Seorang guru tidaklah harus seseorang yang cerdas, brillian, dan mampu menguasai seluk beluk keilmuannya sampai detail. Untuk menjadi guru bahasa Inggris seseorang tidak harus mengetahui segala kosakata yang ada di kamus Oxford, atau juga bagian-bagian perhalaman yang ada di buku grammarnya Betty S. Azar. Demikian juga guru biologi. Dia tidak harus mengetahui semua nama latin tumbuhan yang ada di dunia. Andaikata ada orang yang dapat melakukan ini, ini adalah nilai lebih yang wajib disyukuri. Namun secara umum, menjadi guru tidaklah butuh hal yang terlalu menakjubkan seperti yang telah disebutkan. Syarat tersebut cukuplah mudah. Ia harus memiliki kompetensi yang cukup yang berhubungan dengan keilmuannya dan yang berhubungan dengan dunia pendidikan. Andaikata seseorang telah paham inti darikeilmuannya dan mampu menerapkan inti keilmuan tersebut untuk memecahkan banyak sekali soal yang berhubungan denga keilmuannya, maka inipun sudah cukup. Apalagi juga orang tersebut juga paham dasar-dasar pendidikan, yaitu tentang perangkat pengajaran seperti kurikulum, slabus dan rencana pengajaran, ataupun tentang metode pembelajaran seperti CTL, Cooperative Learning hingga Quantum, maka semua itu  sangat menunjang.

Seorang guru juga harus memiliki jiwa kreatifitas yang tinggi, karena jiwa kreatifitas disini akan mendorong dia untuk menemukan berbagai model pembelajaran baru yang cocok diterapkan di kelasnya. Dari jiwa ini ia akan mampu menemukan berbagai macam problem solving yang berhubungan dengan permasalahan siswa ketika berada di kelas, di sekolah, maupun di luar sekolah.  Kreatifitas ini akan membuat guru mampu menemukan cara mengajar yang baik, cara membuka kelas yang elegan, cara membuat dan melakukan assesmen yang praktis, cara memberikan tugas yang cantik namun tidak memberatkan, cara memimpin diskusi di kelas dan membuat anak-anak aktif menyampaikan ide mereka, cara memberikan reinforcemen pada anak, cara memberikan hukuman yang bijak dan banyak lagi lainnya. Kreatifitas yang dimiliki seorang guru akan membuat dia menjadi terlihat beda diantara guru yang lain, dan inilah yang akan membuat siswa selalu rindu untuk berjumpa dengan mata pelajarannya.

Yang terakhir dari bekal yang harus dimiliki seorang guru adalah sifat ikhlas. Sifat ikhlas inilah yang jarang dimiliki guru dewasa ini. Ketika paham kapitalisme laku keras, maka dunia pendidikan terkena imbasnya. Demikian juga guru. Banyak sekali jiwa guru mulai terpengaruh paham ini sehinga niat mereka mengajar menjadi tidak tulus. Banyak diantara mereka merasa apa yang mereka sampaikan tidaklah setimpal dengan gaji yang mereka terima, sehingga akibatnya ketika mereka berada di kelas mereka tidak allout. Kadang mereka menyampaikan materi tapi tidak dengan sepenuhnya. Tujuannya adalah agar sebagian dari materi ini dapat mereka sampaikan di les. Dengan memberikan les, mereka dapat tambahan penghasilan. Perubahan paradigma ini jelas meresahkan. 

Dengan adanya perubahan ini, kualitas pembelajaran menjadi berkurang. Semangat dan motivasi kelas juga melemah. Dan ini semua terjadi karena guru melupakan aspek yang sangat penting dalam hidup mereka yaitu aspek ikhlas. Andaikata guru ikhlas mengajar, maka keikhlasan ini akan memberikan semangat yang tanpa batas pada guru untuk berusaha keras membuat anak didik mereka paham akan materi yang disampaikan. Semangat keikhlasan ini akan mampu meluluhkan hati dan jiwa keras anak didik mereka. Apalagi jika ditambah dengan kemauan guru untuk mendoakan anak didik mereka untuk sukses, maka aspek spiritual ini menjadi penyempurna kelebihan guru. Guru akan terlihat bercahaya dan berwibawa.

Semoga bermanfaat..

Bagaimana Membangun Semangat Untuk Belajar Pada Anak-Anak ? Inilah Jawabanya..

Dzikri // No comments:

Masalah anak-anak memang tak pernah padam dari pandangan orang tua. Kenapa tidak,di jaman canggih seperti ini problematika anak memang seringkali menjadi momok yang sangat menakutkan. Ada saja setiap harinya pelanggaran-pelanggaran yang di lakukan apakah itu tentang narkoba, kenakalan remaja,sex, pelecehan sexsual yag kerap sekali di alami oleh anak-anak. DAn info ini semoga saja bisa membantu mengatasinya dengan berbagai sumber yang di dapatkan dari pihak yang terpercaya.

Proses perkembangan anak tentu tidak lepas dari ciri-ciri atau prilaku yang di timbulakn. Misalkan saja ketika masih kecil dia ingin memasukan semua barang yang dapat ia pegang ke dalam mulutnya, benar? Nah yang kebanyakan orang tua lakukan saat itu adalah berkata “jangan donk … itu kotor, ngga boleh ya” sambil menarik barang tersebut. Tahukan anda bahwa perilaku dasar pada saat seorang anak belajar. Kemudian saat dia mulai bisa berjalan, mulai ingin tahu lebih banyak tentang lingkungan sekitar, semakin banyak larangan yang dikeluarkan oleh orangtua ataupun pengasuh. Mungkin karena lelah menjaga anak seharian, sehingga banyak larangan yang dikeluarkan. Padahal ini adalah suatu proses dimana mereka untuk ingin tahu lebih banyak, mengisi database di otaknya yang masih kosong dan perlu diisi.layaknya kertas putih yang masih kosong.

Dan ketika sudah beranjak besar, saat mulai bisa berbicara, bertanya ini dan itu. “Ini apa? Kenapa?” Jawaban yang diterima “lha tadi sudah tanya, tanya lagi dasar cerewet” mungkin saat itu pengasuh dan orangtua sedang lelah juga saat menjaganya sehingga malas dan capek untuk memberikan penjelasan dan ini adalah proses belajar seorang anak. Ada barang baru dirumah dan anak ingin memegangnya atau mengetahui lebih dekat, maka kita orangtua dan pengasuhnya menjauhkan barang tersebut darinya, dengan dalih nanti rusak karena barang mahal.
Nah itu mungkin sedikit dari sekian banyak contoh prilaku dasar anak dimana ini adalah pengalaman nyata dari saya pribadi dan beberapa teman lainya, Jadi sebenarnya, siapakah yang membuat anak menjadi malas belajar? apakah memang karakter dari mereka sendiri ? apakah pengaruh lingkungan ? atau mungkin orang tua sendiri lah penyebabnya ?

Sebagai contoh saja misal ada seorang anak berusia 6 tahun, sebut saja namanya asep dzikri. Orang tuanya sangat mengeluhkan, bahwa anaknya tidak suka belajar dan sudah mendapat peringatan dari gurunya jika tidak ada perubahan sikap maka kemungkinan besar Asep dzikri tidak naik kelas. Saat bertemu, saya yakin Asep dzikri adalah anak yang luar biasa. Sesaat saya bertanya tentang hobi dan kesukaannya saat bermain, dengan cepat saya mengetahui anak ini luar biasa. Sebab setelah saya Tanya tentang hobinya ternyata sepak bola, dan tim kegemarannya adalah Arsenal (Liga Inggris). Dan Asep dzikri, hafal seluruh pemain inti dan cadangan Arsenal, berikut pelatih dan asistennya serta nomor punggung pemain, tanggal ulang tahun pemain serta daftar pencetak goal dan assist (pemberi umpan) dan point klasemen liga dan urutannya. Gila, luar biasa! (dalam hati saya) Ngga ada yang salah sama hardware (otaknya), tapi masalahnya sama Software.

Satu orang anak yang sama, otaknya kalau dibuat belajar pelajaran disekolah tidak berfungsi (berhitung, menghafal) tetapi hafal seluruh pemain Arsenal. Apa anak ini bodoh? Tentunya Anda sepaham dengan saya, jawabanya adalah tidak. Anak ini pandai luar biasa. Hanya saja salah perlakuan sehingga ia malas dan tidak suka belajar.

Lalu apa yang saya lakukan untuk mengubah agar software menjadi baik dan membuat anak ini agar mudah belajar?  Yang saya perbaiki orangtuanya dahulu, sebab untuk anak seusia Asep dzikri, jika terdapat masalah dalam hidupnya berarti orangtua yang akan membantu untuk mengatasi masalah anak tersebut. Saya mengajarkan bagaimana berkomunikasi dengan anak dan sifat dari pikiran anak, serta pentingnya menomor satukan cinta dalam mendidik anak, yang semuanya akan sangat panjang jika saya jelaskan disini.


Berikutnya adalah tips bagaimana agar, anak kita menjadi rajin dan mudah sekali belajar dan sekolah.

  • Ketika pulang sekolah tanyakan “hai sayang, apa yang menyenangkan hari ini disekolah?” Otomatis otak anak akan mencari hal-hal yang menyenangkan disekolah dan ini secara tidak langsung akan memberitahu sang anak bahwa sekolah adalah tempat yang menyenangkan.
  • Ketika anak tidur (Hypnosleep), katakan “makin hari, belajar makin menyenangkan”, “sama halnya dengan bermain, belajar juga sangat menyenangkan”, “mudah sekali bagimu untuk belajar (berhitung, menghafal dll)”.
  • Kemudian coba anda jelaskan manfaat dari pelajaran yang sedang dipelajari (sesuai dengan minat anak tersebut) misal: dengan mempelajari perkalian, maka saat liburan naik kelas nanti nanti kamu bisa menghitung berapa harga barang yang akan kamu beli di Singapore dan kamu bisa membandingkannya dengan harga di Indonesia. Jika kamu menguasai conversation dalam bahasa inggris maka kamu akan sangat mudah berkomunikasi dengan pelatih sepak bolamu yang dari Thailand.
  • Di usahakan mintalah guru les pelajarannya (jika ada), sering-sering mengatakan bahwa anak kita adalah anak yang hebat dan luar biasa. Pujian yang tulus dan memompa semangatnya jauh lebih penting dari pada mengajarkan tehnik-tehnik berhitung dan menghafal  yang cepat. Mintalah bantuan orang-orang sekitar termasuk guru untuk meningkatkan harga diri anak kita.
  • Kalau misalkan anak kita masih kecil dan masih suka dibacakan dongeng, bacakan dongeng dengan posisi memangku dia (dengan posisi yang nyaman, serta memudahkan kita orangtua untuk memberikan ciuman kasih sayang atau pelukan sayang) tujuannya agar anak mengkaitkan membaca buku dengan rasa cinta dari orangtua dan buku adalah hal yang sangat menyenangkan.
  • Biasakan gunakan surat rahasia dari orangtua kepada anak, kita bisa berkata nak, Ibu telah meletakan surat rahasia buat kamu. Cuma kamu dan ibu yang tahu isinya. Ibu letakan dibawah bantal tidurmu, bacalah setelah makan ya”. Isinya bisa berupa kata-kata yang menyemangati anak dalam kegiatan belajar dan sekolahnya.
Nah saya berharap dengan artikel ini yang saya ambil dari berbagai sumber dana dari pengalaman saya sendiri bisa menjadi inspirasi bagi anda orang tua agar senantiasa memperhatikan minat dan kemauna belajar pada anaknya. Dan jika memang anda punya saran yang lebih baik lagi mohon di isi di kolom komentar ya..

Terimakasih atas kunjungan anda di blog saya yang sederhana ..Wasalam

INILAH SITUS PAID TO REVIEW TERBAIK DAN TERPERCAYA LINKFROMBLOG.COM

Dzikri // No comments:
<a href="http://linkfromblog.com">buy blog reviews</a>
Dalam dunia internet,begitu banyak kesempatan bagi kita untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Dan pada kesempatan ini saya akan memberikan info kepada anda tentang bisnis PAid to Review yaitu linkfromblog.com

Perusahaan Linkfromblog.com didirikan pada tahun 2008.Merupakan situs yang menghubungkan antara perusahaan dengan para adventiser. Dengan bekerjasama dengan Linkfromblog.com maka seorang blogger mempunyai kesempatan untuk mendapatkan penghasilan dengan memberi ulasan pada satu produk perusahaan.

Linkfromblog.com merupakan situs Paid to review yang sangat terpercaya dan terbukti membayar sampai dengan sekarang, sehingga tak heran banyak sekali para blogger yang bekerjasama dengan linkfromblog.com ini.

Untuk para pengusaha suatu perusahaan Linkfromblog.com merupakan situs yang sangat bagus untuk mempromosikan bisnis atau produk dg ulasan yang ditulis oleh para blogger, sehingga promosi suatu produk akan semakin hidup. Para perusahaan yanga akan mengiklankan produknya untuk di review di blog dapat mengatur harga dan membeli setiap ulasan pada blog, survei atau opini dengan konten asli yang ditulis oleh blogger.

Dengan mempromosikan produk suatu perusahaan melalui blogger di linkfromblog.com itu akan menyebar seperti virus yang akan terus menyambung dari mulut ke mulut terus semakin banyak,sehingga potensi omzet yang akan di dapatkan akan semakin besar.

Oleh karena itu Linkfromblog.com sangat di rekomondasikan untuk para perusahaan  untuk di ulas produknya melalui blogger sehingga potensi pendapatan atau perkembangan omzet suatu produk akan semakin besar.

Hal yang membuat Linkfromblog beda dengan yang lain sehingga banyak para blogger bekerjasama dengan situs ini adalah :

1. Linkfromblog menyediakan aset terbesar dari fitur untuk Pengiklan, Pemasar dan SEO yang
    memungkinkan untuk:
  • Blog pencarian dengan sejumlah Parameter yang besar apakah itu melalui PageRank, Alexa, indeks google, usia, kategori, jumlah pembaca, backlink, negara, bahasa, dll.
  •  mudah membuat dan mengelola Promosi terbatas dan sub-Promosinya
  • Mendapatkan ulasan yang mudah dengan link ke homepage dan subpages dengan anchor link teks yang berbeda , Promosi kustom dan sub-promosi laporan,pesan, produk dan mengirim ulasan untuk re-do .
  • mengundang blogger untuk melihat situs produk perusahaan baik itu sebuah produk ataupun jasa.
  • Mendapatkan tawaran dari blogger untuk promosi perusahaan produk tanpa memulai deposito ,uang deposito dan membeli ulasan hanya ketika menerima tawaran dari blog yang Anda sukai ,penilaian dan masukan , menerima ratusan atau ribuan tawaran dari niche blog ,pembayaran escrow ,Daftar emas, daftar hitam ,profil dan banyak lagi. Pokoknya sangat menguntungkan sekali di lnkfromblog.com ini.

2. Mempunyai kualitas layanan terbaik yang dikenal di seluruh dunia. Layanan pelanggan terbaik.
    dan sudah banyak para pelanggan yang merasa puas dengan linkfromblog.com ini.

4. linkfromblog.com ini menawarkan harga yang lebih rendah dari apa yang perusahaan dapatkan
    ketika benar-benar membeli ulasan blog dari situs lain atau langsung dari blogger. Linkfromblog
    menyediakan 100% harga termurah jaminan. Harga Penawaran mulai dari 10 sen per posting blog.

5. Tingkat keamanan yang tinggi dan menjamin privasi. LinkFromBlog.com telah divalidasi dan
    otentik. LinkFromBlog.com juga menggunakan SSL untuk transaksi aman. Linkfromblog
    memegang situs garansi jaminan identitas $ 10.000. Ini berarti bahwa Anda diasuransikan oleh
    COMODO untuk sampai $ 10.000 ketika mengandalkan informasi di situs ini.
  
Dan Inilah keuntungan dan langkah-langkah bagi para blogger ketika bekerjasama dengan Linkfromblog.com :
  1. Daptarkan diri anda beserta situs atau blog anda.
  2. Kemudian aktifkan blog Anda. Aktivasi terdiri dalam memeriksa blog oleh moderator. Untuk tujuan ini, Anda harus menempatkan counter tak terlihat di salah satu posting blog. Kode counter akan diberikan kepada Anda setelah pendaftaran.
  3. Selanjutnya setelah pengakuan bahwa blog Anda diterima, melihat daftar penawaran diakses blogger, yang memiliki setidaknya satu blog diaktifkan, dan memilih apa yang paling menarik bagi Anda dan tujuan Anda.
  4. Lalu kirim undangan ke pengiklan (terletak di bawah tawaran) dan menentukan harga yang Anda setting untuk review.
  5. Dan selanjutnya para pengiklan  akan menerima atau menolak undangan - atau mungkin membalas dengan tawaran balik. Beberapa undangan tetap terbuka untuk waktu yang lama, oleh karena itu lebih baik untuk mengirimkan beberapa undangan sekaligus.
  6. Setelah undangan Anda telah disetujui oleh pengiklan, penuh perhatian mempelajari persyaratan dan menulis posting di blog mengambil persyaratan tersebut ke rekening. Kirim ke pengiklan referensi ke pos.
  7. Pengiklan akan memeriksa pekerjaan Anda dan jika semuanya sesuai baginya, uang akan tiba ke account Anda. Jika ada kesalahan, maka mereka akan meminta Anda untuk memperbaikinya. Pengiklan memiliki hak untuk menolak pembayaran kepada mereka yang dibuat pengetahuan tentang subjek dalam undangan atau mereka yang tidak penelitian subjek cukup untuk menulis review yang tepat dengan tata bahasa yang benar dan ejaan. Harus benar benar bagus, keputusan definitif ditentukan oleh Administrator Situs. Dokumen dasar untuk pengambilan keputusan adalah persyaratan dari Advertiser untuk review dan kesesuaian review untuk persyaratan ini.
  8. Selanjutnya nikmati pekerjaan anda dan jadilah lebih propesional

Nah itu lah ulasan mengenai linkfromblog.com .Semoga saja isa menjadi inspirasi untuk para blogger untuk mendapatkan penghasilan tambahan di internet.

Dan juga semoga bisa menjadi bahan pertimbangan untuk para perusahaan produk untuk mempromosikan produknya di linkfromblog.com.

Terimakasih,....

( Laki-Laki Wajib Baca ) Inilah Pesan Nurani Kaum Perempuan Untuk Laki-Laki

Dzikri // No comments:



PESAN UNTUK LAKI LAKI :::: Wajib Ingat

► Perempuan bukan cuma ditiduri..
► Perempuan bukan untuk dieksploitasi..
► Perempuan bukan bahan perkosaan..
► Perempuan bukan dijadikan budak nafsu..
► Perempuan bukan pemuas birahi..


Tapi..!


► Perempuan untuk dihargain..
► Perempuan untuk dihormati..
► Perempuan untuk disetarakan..
► Perempuan untuk disejajarkan..
► Perempuan untuk diberlakukan adil..


Karena..!


► Dari rahim perempuan kita lahir..
► Dari Asi perempuan otak kita berkembang..
► Tanpa perempuan kita tak akan bisa berkembang biak..


Sebab..!


► Mereka bertarung nyawa demi melahirkan kita..
► Mereka penuh kasih sayang memelihara kita..
► Mereka jawaban dari doa-doa kita..
► Mereka tidak butuh diagungkan..
► Mereka hanya ingin disetarakan..
► Untuk itu berikanlah hak kaum perempuan..
► Cintailah perempuan setulus kita mencintai orang tua..
► Jagalah kaum perempuan selayaknya menjaga harta milik kita..
► Sayangilah perempuan layaknya menyayangi Ibu kita..
► Karena pada dasarnya kita adalah sama..
► Yaitu sama - sama manusia sejati..
 

Apakah anda setuju dengan ini,Jika ya..Silahkan Tulis komentar anda..

Inilah Janji Alloh S.W.T Untuk Orang yang Sholatnya Tepat waktu...!!!!

Dzikri // No comments:
Assalamualaikum wr.wb.

Sahabat yang budiman,Sholat merupakan sesuatu yang wajib di lakukan oleh oang mukmin.Karena apapun amalan kita,seperti apakah kita itu semua tiada artinya kalau kita tidak sholat..

Maka dengan itu Alloh s.w.t sangat menyayangi orang yang melakukan sholat tepat pada waktunya,Sampai berjanji akan memberikan keistimewaan bagi yang melakukanya..Janji allloh swt yang mustahil bohong yang jika anda tidak percaya maka lepaslah iman anda...Naudzubillahhimindalik...

Barang siapa yang MENJAGA (Selalu Mengamalkan) Shalat 5 Waktu Tepat waktu nya..
.
Maka ALLAH Subhanahu Wata'ala akan memberi KEISTIMEWAAN pada Orang itu dengan

 9 macam KEISTIMEWAAN:
.
1.Cinta ALLAH Selalu Tertuju pada nya..

2.Tubuh nya akan selalu Sehat..

3.Malaikat selalu Melindungi nya..

4.Berkah ALLAH Selalu turun Kepada nya..

5.Wajah nya akan tampak bagaikan wajah orang-orang yang Shalih..

6.ALLAH akan Memberi Kelapangan dada..

7.Akan melewati titian Shiratal Al-Mustaqim seperti Buraq..

8.ALLAH akan Menyelamatkan dari Siksaan api Neraka..

9.ALLAH akan Mensejahterakantempat nya (Kelak di Akhirat) bersama dengan para Wali-wali NYA,Mereka itu tidak pernah Mengeluh atau Berduka Cita Selama-lamanya..
.
(Khalifah Utsman Bin Affan)
Radiyallahu'Anhu..

Semoga Bermanfaat,Silahkan Di Share..

Yaa ALLAH..
Mudahkanlah urusan orang yang Membaca artikel ini..

Dekatkanlah Rezekinya,Sehatkanlah jiwa raganya dan Mudahkanlah jodohnya untuk orang yang nge-Like dan nge-share Status Ini..

Aamiin Yaa Rabbal'aalamiin..

Translate